Indro Hardjodikoro
BAND
The Fingers
BIO
Ia bergabung dengan sebuah grup vokal sebagai pemain perkusi dan kemudian mencoba bermain gitar serta bernyanyi sambil memainkan harmonika.
Instrumen yang digunakan oleh artis
Ia kemudian beralih dan mulai bermain bass. Ketertarikannya untuk mempelajari instrumen berdawai besar ini mulai menjadi serius ketika ia bertemu Bintang Indrianto. Setelah itu, Indro mendatangi Indra Lesmana untuk belajar lebih dalam tentang musik, juga kepada Erwin Gutawa dan pemain saksofon Maryono. Indro Hardjodikoro kini telah menjadi salah satu bassis sesi terbaik di Indonesia. Ia memiliki pengalaman rekaman musik Pop, Jazz, dan berbagai jenis musik lainnya untuk berbagai artis di Indonesia. Penampilannya di televisi juga sangat sering, seperti di Indonesian Idol dan berbagai program musik lainnya di stasiun TV Indonesia.
Indro juga memiliki pengalaman tampil dengan musisi internasional seperti Kenny Garrett, Dave Koz, Michael Lington, dan Michael Colina. Ia mengikuti masterclass Rhythm and Groove Music Camp dengan Victor Wooten. Ia juga pernah melakukan jamming bersama Herbie Hancock di Bali, George Duke, Mattias “IA” Eklundh (endorser Laney). Ia pernah melakukan rekaman bersama beberapa musisi internasional, seperti Earnie Adams (drum), Howard Levi (harmonika), Frank Gambale (gitaris) dalam proyek Dwiki Dharmawan World Peace Orchestra, album solo Sheila Majid, Bob Sheppard (saksofon), serta album Dira J. Sugandi yang diproduksi oleh Bluey Incognito.
Indro kini merupakan artis internasional Markbass, didukung oleh Cort Signature Series 4, 5, dan 6 senar, dan ia juga menggunakan Fodera 6 senar. Indro Hardjodikoro juga aktif dalam dunia pendidikan. Ia menjabat sebagai Kepala Departemen Bass di Institute Music Indonesia (IMI), institut musik kontemporer pertama di Indonesia.