skip to content

Liam Rådman

BANDS
Xion

BIO
Liam Rådman adalah gitaris Xion, band thrash metal asal Swedia. Album debut mereka, “Between Shadows and Gods,” langsung mengguncang dunia metal. Dalam satu minggu setelah rilis, album tersebut menembus tiga besar di beberapa tangga penjualan musik Swedia.

Baca selengkapnya

“Band Metal Paling Menjanjikan dalam Dua Puluh Tahun Terakhir.”
Rasa penasaran terhadap Xion mulai berkembang pada musim panas 2022 ketika muncul rumor lokal tentang sekelompok anak muda yang bermain dengan kekompakan dan energi setara band-band metal besar yang sudah mapan. Seolah kelima anggotanya tidak melakukan apa pun sejak lahir selain menyempurnakan solo gitar mereka. Setelah meraih posisi kedua dalam kompetisi musik terbesar bagi musisi muda di Swedia, Imagine Sweden, Xion merilis single debut mereka “Fake Acid” pada September 2022. Dunia metal Swedia dibuat terkesan oleh kemampuan mereka, terlebih karena beberapa anggota band saat itu masih berusia di bawah 18 tahun.
Pada akhir 2022, rencana untuk album debut mulai terbentuk. Xion bekerja sama dengan produser Johan Reivén, drummer dari LOK, dan memulai proses rekaman di Gothenburg dan Borlänge. Sepanjang tahun 2023, mereka merilis single “Derailed,” “Men Who Play God,” “Vision of the Blind,” dan “Death Cap.” Pada Januari 2024, kuintet thrash ini merilis album debut “Between Shadows and Gods” dan kembali mengguncang dunia metal. Dalam satu minggu setelah rilis, album ini menembus tiga besar pada tangga musik Swedia berikut:
  • Hard Rock of the Week
  • Physical Albums of the Week
  • Vinyl of the Week

Para promotor dengan cepat menyadari keunikan penampilan live Xion, dan band ini melompat dari panggung kecil ke panggung besar dalam waktu yang sangat singkat. Yang paling menonjol, Xion diundang untuk membuka penampilan In Flames di arena ikonik Dalhalla pada musim panas 2023. Pada awal musim panas yang sama, mereka tampil di Gefle Metal dan Alive Festival. Tahun berikutnya, mereka tampil di Sweden Rock Festival, Alive Festival, dan pada akhir musim panas 2024, mereka kembali ke Dalhalla untuk membuka konser band Gene Simmons bersama Nestor. Penampilan mereka dipuji sebagai ketat, terlatih, dan sangat memikat. Sweden Rock Magazine memberi mereka nilai 9/10, sementara penampilan mereka di Sweden Rock Festival memperoleh nilai 4/5. Bukti profesionalisme lainnya datang pada musim semi 2023 ketika mereka membalas posisi kedua tahun sebelumnya dengan memenangkan final Imagine Sweden, meraih posisi ketiga di final Eropa di Brussel, serta memenangkan penghargaan pilihan penonton.

  • “Fake Acid” dan “Men Who Play God” dianggap sebagai salah satu karya terbaik dalam genre ini yang diproduksi dalam beberapa tahun terakhir (Calle Englund, Rocknytt, 2024)

Ke depannya, Xion akan kembali memasuki studio untuk merekam album berikutnya.

  • “Saya menghabiskan waktu sepuluh kali lebih lama untuk lagu-lagu di album kedua dibandingkan album pertama,” kata Erik Zetterström dari Xion pada 2024

Kombinasi antara usia para anggota yang masih muda serta permainan mereka yang sangat rapi dan solid menjadikan Xion salah satu band baru paling menarik dan menjanjikan dalam dunia metal Swedia beberapa tahun terakhir.

go back to top of page