skip to content

Artis Pilihan: Perjalanan Musik Bombino dan Keserbagunaan Cort G290 FAT II

19 Mei 2025

G290 FAT II

Omara“Bombino” Moctar, lahir pada tahun 1980 di Tidene, Niger, adalah seorang gitaris dan penyanyi-penulis lagu Tuareg yang terkenal. Ia belajar di bawah bimbingan gitaris Tuareg terkenal Haja Bebe, yang mengundangnya untuk bergabung dengan bandnya dan memberinya julukan “Bombino”, yang berasal dari bahasa Italia yang berarti ‘anak kecil'.

Bombino pernah menjadi anggota band-band berpengaruh seperti Tidawt, yang tampil di Amerika Utara dan berkolaborasi dengan The Rolling Stones dalam album“Stone's World: The Rolling Stones Project Volume 2.” Bandnya, Group Bombino, merilis “Gitar dari Agadez, Vol. 2,” yang menjadi hit di radio lokal. Dampak Bombino pada industri musik sangat besar; dia adalah orang Nigeria pertama yang dinominasikan untuk penghargaan Grammy, yang menyoroti pengakuan globalnya. Musiknya menjembatani tradisi dan modernitas, melambangkan ketahanan dan kebanggaan budaya Tuareg. Dia juga tampil dalam film dokumenter“Agadez, the Music and the Rebellion,” yang mengeksplorasi peran musik dalam masyarakat Tuareg.

Bombino
Bombino & Cort G250 ⓒ2012. Majalah Gitar Premier Hak cipta dilindungi undang-undang

Dengan bakat dan pengaruhnya yang luar biasa, Bombino sering disebut sebagai “Hendrix dari Sahel” karena penampilan live yang memukau dan keahliannya bermain gitar. Selama turnya di tahun 2012, Bombino mengalami kerusakan gitar dan mulai menggunakan Cort G250, yang menandai awal dari hubungan jangka panjangnya dengan Cort. Dia kemudian beralih ke gitar KX-Custom dan, sejak tahun 2022, telah menggunakan G290 FAT II.

Pada tahun 2025, Bombino melanjutkan perjalanan musiknya dengan serangkaian tur yang ekstensif. Selama tur bulan Februari, Bombino menggunakan Cort G290 FAT II, yang menampilkan keserbagunaan dan keandalannya di atas panggung. Pickup Voiced Tone VTH-77 pada gitar ini sangat cocok dengan gaya permainan Bombino yang dinamis, memberikan output tinggi, suara artikulatif yang diperlukan untuk penampilannya yang kompleks dan bertenaga. Leher dan fretboard maple yang dipanggang menawarkan resonansi dan ketahanan yang lebih baik, yang berkontribusi pada nada yang kaya dan penuh yang menjadi ciri khas Bombino. Fingerboard dengan jari-jari majemuk (12″ – 15.75″) memfasilitasi transisi yang mulus antara akor dan solo, membuatnya ideal untuk permainan Bombino yang rumit. Secara keseluruhan, desain ergonomis G290 FAT II dan bahan berkualitas tinggi memastikan Bombino dapat bermain dengan nyaman untuk waktu yang lama, baik di studio maupun di atas panggung.

Bombino

Dengan kata-katanya sendiri:

G290 FAT II adalah gitar favorit saya. Saya selalu dapat mengandalkannya di studio atau saat tampil di atas panggung. Profil lehernya sangat nyaman, membuat bermain menjadi mudah. Saya suka betapa ringannya gitar ini, serta betapa indah dan beresonansi kayunya. Fretwork, pickup Cort® Voiced Tone VTH77, dan bridge berkualitas sangat tinggi dan tidak pernah mengecewakan saya. Dari klub kecil hingga festival musik besar, gitar ini selalu berada dalam perpaduan yang sempurna saat saya tampil secara live. Gitar ini memiliki suara rendah yang jelas, suara tengah yang menghentak, dan nada tinggi yang manis dan tidak pernah seperti kaca.
Bombino

Selain itu, Bombino juga memiliki tur Eropa yang luas yang dijadwalkan dari bulan Mei hingga Oktober 2025. Tur ini akan membawanya ke berbagai negara, termasuk Inggris, Jerman, Belgia, Italia, Norwegia, Belanda, Yunani, dan Swiss. Para penggemar di seluruh Eropa sangat menantikan penampilannya dengan G290 FAT II, di mana mereka dapat menikmati musik yang kuat dan menggugah yang telah membuat Bombino menjadi sensasi global.

Perpaduan unik antara musik rock Sahara, blues, dan Tuareg dari Bombino terus menginspirasi dan memengaruhi musisi di seluruh dunia. Dedikasinya pada keahliannya dan kemampuannya untuk menyampaikan pesan budaya dan politik yang mendalam melalui musiknya membuatnya menjadi tokoh penting dalam kancah musik global.

go back to top of page